Konawe CahayaSultra.Com – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kabupaten Konawe menyelenggarakan kegiatan *NGOPI* (Ngobrol Pendidikan) bertempat di Masjid Pondok Pesantren Nurul Huda Kabupaten Konawe, Sabtu (15/11/2025).
Imam Mukhsin selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Konferensi Cabang (Konfercab) IV PC IPNU–IPPNU Konawe.
> “NGOPI ini kami selenggarakan sebagai seminar edukatif bagi santri, pelajar, dan pemuda, terutama untuk mengenalkan bahaya narkoba di kalangan Gen Z yang semakin mengkhawatirkan,” ujarnya.
Mukhsin juga menambahkan bahwa Konfercab tahun ini bukan hanya sekadar agenda suksesi kepemimpinan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat peran IPNU-IPPNU sebagai *wadah kaderisasi pelajar*, menyongsong generasi emas 2045.
> “Selain regenerasi kepemimpinan, NGOPI ini menjadi ruang untuk meningkatkan wawasan pelajar melalui materi-materi yang relevan dengan kebutuhan zaman,” lanjutnya.
Kegiatan NGOPI menghadirkan tiga pemateri utama dengan topik yang saling berkaitan:
1. *Ustadzah Nazarit, S.Pd., M.Pd*
Ketua PC Muslimat NU Konawe
Membawakan tema *“Peran Gen Z sebagai Katalis Pendidikan Inklusif dan Pengurangan Ketimpangan untuk Mewujudkan Konawe Bersahaja.”*
Ia menegaskan pentingnya generasi Z berperan aktif dalam mendorong pendidikan yang adil dan merata, sejalan dengan visi Konawe *Bersahaja*: Berdaya saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan.
2. *KH. Hasrun Taleo, S.Pd., M.Pd*
Kepala Kantor Kemenag Konawe
Membahas *“Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang Dipahami dan Diamalkan Secara Adil dan Seimbang untuk Mencegah Sikap Ekstrem.”*
Beliau menjelaskan Kurikulum Cinta—pendekatan pendidikan dari Kemenag RI yang menanamkan nilai kasih sayang, empati, dan toleransi—sebagai benteng dari radikalisme sejak usia dini.
3. *Asrianto, S.Sos., P.A.M*
Ketua Tim P2M BNN Konawe
Membawakan materi *“Pencegahan Narkoba di Kalangan Pelajar.”*
Ia memaparkan ancaman narkotika yang kini menyasar pelajar, dan pentingnya ketahanan diri, lingkungan positif, serta edukasi sejak dini untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai elemen, termasuk perwakilan:
* SATKORCAB Banser Konawe
* PP Salsabila Mutakin
* Ketua PC GP Ansor Konawe
* Para pengasuh pondok pesantren se-Konawe
* Serta pelajar dan santri dari berbagai lembaga pendidikan
Melalui kegiatan NGOPI, PC IPNU–IPPNU Konawe meneguhkan komitmennya untuk:
* Menguatkan peran pelajar dalam pembangunan daerah
* Menghadirkan ruang diskusi pendidikan yang terbuka dan inklusif
* Mempersiapkan generasi muda berkarakter, cinta damai, dan bebas narkoba
Seminar ini diharapkan menjadi langkah awal pelajar Konawe dalam berkontribusi positif untuk daerah dan bangsa, menuju Indonesia Emas 2045.
Laporan Ek






