iklan
DaerahEkonomiHukumNasionalPemerintahPolitikSosial

Polresta Kendari Tangani Ribuan Kasus Selama Tahun 2022

Dengar Audio

Kendari CahayaSultra.Com – Kepolisian Resort Kota (Polresta) Kendari berhasil menangani ribuan kasus di wilayah hukum Polres Kendari selama tahun 2022. Yang terdiri dari tindak Pidana umum berjumlah 792, Narkoba sebanyak 138, kecelakaan lalulintas 343, ETLE sebanyak 10.876 dan unjuk rasa 386 giat.

 

Kapolresta Kendari Kombes Pol Muhammad Eka Fathurrahman memaparkan, untuk tindak pidana umum berjumlah 792 kasus dengan jumlah tersangka 567 orang dan jumlah penyesuaian kasus sebanyak 533 kasus. Tindak pidana narkoba berjumlah 138 kasus dengan jumlah tersangka 148 orang, dan jumlah barang bukti sebanyak 3,6 kilogram.

 

Lebih lanjut Eka Fathurrahman juga menyebutkan jumlah kecelakaan lalulintas, sebanyak 343 kasus. Untuk jumlah penyelesaiannya, P21 1 kasus, SP3 16 kasus, LIMPAH 1 kasus (Limpah ke POM TNI), Restorasi Justice 297 kasus, dan proses 28 kasus. Untuk pelanggaran lalu lintas teguran 9 pelanggar, dan tilang 1.997 pelanggar. Jumlah pelanggaran ETLE sebanyak 10.876 dan untuk jumlah denda tilang sebesar Rp. 201.540.000.

 

Untuk kegiatan unjuk rasa sebanyak 368 giat yang terdiri dari berbagai macam organisasi kemasyarakatan.

 

“Unjuk rasa sebanyak 368 giat, yang terdiri dari 10 Politik, 167 Sosial Budaya, 163 Sosial Ekonomi, dan 28 keamanan” Terang Eka Fathurrahman. Rabu (28/12/2022).

 

Untuk di tahun 2022 jumlah kejahatan di kota Kendari sangat memprihatinkan baik kejahatan konvensional, narkoba maupun anak di bawah umu.

 

“2022 jumlah kejahatan di kota Kendari sangat memprihatinkan, berkaitan dengan kejahatan-kejahatan konvensional, kejahatan yang berkaitan dengan narkoba dan yang lebih miris lagi berkaitan dengan anak yang terlibat di dalam dunia kejahatan. Ini tanggung jawab bersama untuk menekan, mengurangi anak yang terlibat dengan dunia kejahatan” ujar Eka.

 

Lebih lanjut menurutnya, luar biasa memang bagaimana penganiayaan-penganiayaan menggunakan busur, penggunaan senjata tajam yang di lakukan oleh remaja khususnya di bawah umur.

 

Pihaknya juga siap menerima berbagai saran dan masukan agar bagaimana anak bisa terhindar dari dunia kejahatan.

 

“Kami siap menerima masukan dan saran bagaimana untuk menghilangkan anak yang terlibat dalam dunia kejahatan, yang jelas ini sudah meresahkan anak yang sudah terlibat dengan dunia kejahatan ” pungkasnya.

 

 

 

Laporan : EK

iklan

Populer Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close