iklan iklan
DaerahEkonomi

Balitbang Sultra Membuka Program Pembentukan Perda Inovasi Daerah

Kendari, CahayaSultra.com – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan membuka program pembentukan Perda Inovasi Daerah yang ada di Sulawesi Tenggara.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Sulawesi Tenggara (Sultra) Dra. Hj. Isma, M.Si, mengatakan bahwa kita akan membuka pembentukan Perda Inovasi Daerah di tahun 2022, apa yang sudah ada tinggal kita selesaikan, kalau yang ada itu berupa penelitian ada satu kegiatan pengrekayasaan penelitiannya ada dua belas, dan 1 naska akedemis, Senin 24/01/2022.

Lanjut, semua Alhamdulillah sudah rampung, laporannya sudah selesai dan untuk tahun ini kita punya kegiatan di balitbang 91% dari total anggaran untuk kegiatan dan untuk gaji pegawai, semua apa yang direncanakan sudah terlaksana kalaupun ada selisih itu tadi apres gaji lebih tinggi atau sisa gaji pegawai yang ada disini, dan tidak ada kegiatan apa-apa, dengan total anggaran sebesar 2 miliar kalaupun itu juga keliatan 10 miliar itu gaji pegawai yang tinggi dan gaji uang rutin segitu, Ucap Kepala Balitbang.

Masih kata Kepala Balitbang Dra. Hj. Isma, M.Si, “kami juga kebetulan baru saja menjabat sebagai Kepala Balitbang bahwa pas perubahan anggaran tahun 2021 dan kami coba memperbaiki tampilan kantor ini, mulai dari tatanan kantor seperti, pembersihan rutin, renovasi bangunan yang dulunya atapnya bocor kalau hujan bisa meredam kita didalam ruangan ini jadi kami perbaiki”, Ucapnya.

Dan masih lanjut kata Isma “Alhamdulillah sudah rapi, sudah di cat dan kalau hujan tidak takut lagi bocor dan atapnya sudah di ganti dan tahun ini merampungkan lagi dan masih ada mungkin penataan ruangan-ruangan yang belum ada plafonnya dan anggaran dari tahun ke tahun kurang lebih dari 10 tahun seperti itu saja 2 miliar, ucapnya kepada awak media CahayaSultra.com

Masih ditempat yang sama, ketika dikonfirmasi mengenai kegiatan di balitbang ini, Kepala Balitbang Dra. Hj. Isma, M.Si, mengatakan bahwa tidak ada menonjol juga karena progran kegiatan Balitbang paling program-program yang bisa di kerjakan dan kalau bisa difasilitasi dan terlepas itu untuk sumber daya juga terbatas itupun selalu ada kerja sama tiap penelitian itu bersama dengan Universitas karena sekarang ini penelitian di balitbang ini ada 4 dan rekayasannya ada 2.

Adapun program yang direncanakan yakni pembentukan “Perda Inovasi Daerah”, dan waktu tahun lalu itu, dan naska akademiknya sudah ada dan sudah masuk proyekda DPR dan itu kita akan sorong kesana untuk menjadi membuat inovasi daerah untuk mendukung beribda itu.

Dan lanjut, untuk layanan disini yaitu Penilitian Izin Mahasiswa dan mengambil izin disini, untuk masuk penelitian di Kabupaten dan Kota dan Opd. Dan kalau mau untuk melakukan penelitian hasil Skripsi untuk melanjutkan perguruan tinggi S2 dan S3 dan harus mengambil izin penelitian di balitbang, dan kadang juga ada mahasiswa yang mau melanjutkan S2 dan S3 tanpa harus mengambil surat ijin penelitian itu, jadi pihak dari Universitas mengatakan bahwa harus ada pembuktian hasil penelitian itu atau diminta dimana surat izin penelitian dari Balitbang “Benar tidak dia melakukan penelitian”, ucapnya Kepala Balitbang Isma.

Harapan kami, untuk kegiatan tahun 2022 ini satu yang kami prioritaskan perubahan balitbang menjadi badan “Resepti Inovasi Daerah”, mengikuti badan riset nasional kita mudah-mudahan menjadi bagian dari target nasional, nasional itu menargetkan 50 berida yang terbentuk di Seluruh Indonesia dan mudah-mudahan juga bisa kita masuk karena itu memang program diluar itu rutin, yang berbeda dari pada yang lain itu saja. Tutupnya.

Penulis : Aziz
Editor : Abdul

Populer Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!